Tampilkan postingan dengan label pilihan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pilihan. Tampilkan semua postingan

06 November 2013

Pilihan

Bacaan: Ulangan 30:15-20 NATS: Ingatlah, Aku menghadapkan kepadamu pada hari ini kehidupan dan keberuntungan, kematian dan kecelakaan (Ulangan 30:15) Anda pasti mengenal John Wilkes Booth yang terkenal karena perbuatan buruknya. Ia membunuh Presiden Abraham Lincoln pada tahun 1865. Akan tetapi, apakah Anda juga pernah mendengar tentang Edwin Booth, kakak tertua John? Edwin, seorang aktor terkenal, sedang menunggu kereta di stasiun kota Jersey ketika ia melihat seseorang terpeleset dan hampir jatuh dari pinggiran pintu kereta. Edwin segera meraih kerah kemeja laki-laki tersebut dan menariknya untuk menyelamatkannya -- Edwin telah menghindarkannya dari luka serius atau kematian. Siapakah lelaki yang diselamatkan itu? Lelaki itu adalah Robert, putra Abraham Lincoln, seorang prajurit yang ikut dalam Perang Saudara. Alangkah ironisnya! Seseorang yang menyelamatkan putra Abraham Lincoln mempunyai saudara laki-laki yang tidak lama kemudian membunuh sang presiden. Yang satu menyelamatkan kehidupan; yang satunya mengambil kehidupan. Satu memilih hidup; yang satu lagi memilih mati. Tuhan memberi umat-Nya sebuah pilihan antara hidup atau mati: Mereka dapat mengasihi Allah dan mematuhi perintah-Nya atau menyembah dan melayani ilah yang lain (Ulangan 30:16). Dia berkata, "... kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan"(ayat 19). Kita pun harus memilih kehidupan atau kematian. Kita bisa menerima Yesus sebagai Juru Selamat kita dan hidup bersama Dia selamanya. Pilihan yang kedua, kita menolak Dia dan hidup dalam kegelapan selamanya tanpa Dia. Pilihan yang terbaik sudah jelas. Terimalah anugerah Allah, yaitu putra-Nya Yesus. Pilihlah kehidupan! --AMC PILIHAN ANDA HARI INI MENENTUKAN MASA DEPAN ANDA

22 Oktober 2013

Itu Pilihan Anda

Bacaan: Yosua 24:1-15 NATS: Pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah (Yosua 24:15) Ketika Yosua hampir mendekati akhir masa hidupnya, ia mengumpulkan semua suku bangsa Israel di Sikhem. Dan di sana, dari bibir orang yang hampir mendekati ajal, muncullah suatu seruan yang telah menggerakkan hati banyak orang selama berabad-abad lamanya. Pada kesempatan itu Yosua berkata demikian, “Pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah” (Yosua 24:15). Tantangan yang diucapkan oleh Yosua ini, apabila dilihat dari sudut pandang Perjanjian Baru, akan menyatakan tiga pelajaran yang penting berkaitan dengan keselamatan kita. Pelajaran yang pertama adalah, kita harus membuat pilihan antara Allah dan setan. Apabila kita menolak Kristus, maka otomatis kita akan berada di pihak setan. Yesus pernah berkata, “Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku” (Matius 12: 30). Kedua, pilihan ini merupakan keputusan pribadi. Yosua mengatakan, “Pilihlah … kepada siapa kamu akan beribadah.” Melalui iman kepada Yesus Kristus, kita bisa dilahirkan kembali dan menjadi anak Allah. Tetapi kita sendiri harus mengambil keputusan secara pribadi untuk percaya. Ketiga, terdapat desakan di dalam seruan ini. “Pilihlah pada hari ini”, bukan bulan depan, bukan seminggu dari hari ini, bukan besok, tetapi hari ini. Apakah Anda sudah mengambil keputusan yang sangat penting ini? Apakah Anda memercayai Tuhan Yesus Kristus sebagai Juru Selamat? Jika belum, lakukanlah sekarang! Ingat, pilihan berada di tangan Anda -RWD SEKARANG WAKTUNYA UNTUK MEMILIH TUHAN BESOK MUNGKIN SUDAH TERLALU TERLAMBAT