Bagi-bagi pengalaman hidup yang berkaitan dengan Karir/pekerjaan, Cinta, Keuangan, Perenungan dan hal-hal yang menarik dan positip selama mengarungi gelombang Kehidupan yang bisa dishearingkan buat teman, sahabat atau keluarga.
Tampilkan postingan dengan label koyakkan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label koyakkan. Tampilkan semua postingan
23 Agustus 2013
Koyakkan Hatimu
TUHAN BERTARUNG MELAWAN KITA
Bacaan: Yoel 2:12-17
NATS: Siapa tahu, mungkin Ia mau berbalik dan menyesal, dan ditinggalkan-Nya berkat (Yoel 2:14)
Dalam kitab nubuat Yoel, Allah menyatakan: "Aku ini ada di antara orang Israel ... umat-Ku tidak akan menjadi malu lagi untuk selama-lamanya" (2: 27). Namun di bagian yang lebih awal pada pasal tersebut, Allah berjanji untuk bertarung melawan bangsa-Nya sendiri. Wabah belalang akan turun kepada bangsa itu seperti pasukan yang sangat kelaparan (ayat 2-11).
Sungguh berat menduga Tuhan akan bertarung melawan bangsa pilihan-Nya. Namun, Israel telah memberikan cinta mereka kepada dewa-dewa lain.
Sebenarnya, Allah pernah bertarung melawan mereka. "Setiap kali mereka maju, tangan TUHAN melawan mereka dan mendatangkan malapetaka kepada mereka" (Hakim-hakim 2:15).
Saya telah belajar bahwa bila hati saya menjauh dari Allah, berarti saya akan membuat Dia bertarung untuk membawa saya kembali kepada-Nya. Apabila saya menjadi sombong dan mengandalkan diri sendiri, serta apabila membaca firman Tuhan dan meluangkan waktu untuk berdoa seakan-akan membuang-buang waktu, maka Allah akan campur tangan dan berurusan dengan saya.
Allah akan bertarung dengan kita demi kebaikan kita. Dia memperkenankan kita mengalami kegagalan sehingga kita akan mendengarkan-Nya apabila Dia berkata, "Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada TUHAN, Allahmu, sebab Ia pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia" (Yoel 2:13).
Jangan tunggu sampai Allah bertarung melawan Anda sebelum Anda melihat wajah-Nya. Kembalilah kepada-Nya hari ini -AL
TANGAN ALLAH YANG MENDISIPLIN
ADALAH TANGAN YANG PENUH KASIH
Langganan:
Postingan (Atom)